Disambar Petir, Bangunan Masjid Hancur

Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun pada Kamis (12/3) malam lalu membawa korban. Bangunan masjid Al Ikhlas di Jalan Sultan Agung Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo hancur disambar petir. Seluruh bagian atap masjid, kubah dan pengeras suara hancur berantakan. Selain itu, seluruh kaca pecah dan beberapa bagian tembok retak.


Tak ada korban jiwa dalam musibah itu.
Hanya saja, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 60 juta. ”Suara petir dan robohnya bangunan terjadi sama keras dan hampir bersamaan, ”terang H.Imam Joemadi, 72, imam masjid Al Ikhlas, kemarin (13/3).


Menurut Imam Joemadi, sambaran petir itu terjadi Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB.Saat itu,dirinya tengah beristirahat dirumah yang bergandengan dengan masjid. Bersamaan dengan petir itu,lampu rumah mati.Sehingga dirinya tidak tahu jika bangunan
masjid tersambar petir dan rusak. Baru setelah keluar rumah, pengeras suara jatuh dan melihat atap masjid hancur. ”Saya tahu kalau atap hancur itu setelah naik ke lantai dua,” katanya.


Budi, 40, warga setempat mengatakan,
petir tak hanya menghancurkan bangunan masjid. Lampu dan berbagai peralatan elektronik milik warga juga rusak. Seperti televisi maupun radio yang saat petir menyambar,dalam kondisi menyala.”Sekitar radius 100 meter dari masjid ini banyak lampu yang putus atau televisi rusak,” jelasnya.


Sementara,hingga kemarin siang runtuhan bangunan
masjid yang rusak masih berserakan.Warga masih belum membersihkannya lantaran takut jika bangunan utama masjid yang dibangun tahun 1983 itu roboh. Selain itu, warga mengaku belum ada biaya perbaikan masjid. ”Sementara kita biarkan dulu, mungkin besok (hari ini, red) baru dibersihkan, ”ujar Budi. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke kelurahan setempat. Imam Joemadi maupun warga berharap pemkot ikut turun tangan dalam memperbaiki masjid. Sebab, masjid itu merupakan milik warga dan menjadi puisat peribadatan di RT 15 RW 05. ”Kami berharap ada bantuan pemkot agar masjid ini bisa segera ditempati kembali, ”kata Joemadi.(dhy/irw)


Sabtu, 14-03-2009 12:18:47

Radar Madiun (Jawa Pos Group)

Tags:

Leave Comment